Daerah  

“Tarhib Ramadhan Bamukoi Menggema, Sertifikat Lahan dan Sembako Diserahkan”

Bupati Muba H M. Toha Tohet serahkan sertifikat lahan Sanggar Seni Bamukoi dan bantuan sembako di Masjid Al-Muttaqien, Sungai Lilin. Momentum Ramadhan ditegaskan sebagai penguat iman, budaya, dan solidaritas sosial masyarakat.

Aspirasimediarakyat.com — Momentum Tarhib Ramadhan Bamukoi Berbagi di Masjid Al-Muttaqien, Desa Mekar Jadi, Kecamatan Sungai Lilin, menjadi panggung pertemuan antara kekuasaan, budaya, dan solidaritas sosial ketika Bupati Muba H M. Toha Tohet, SH menyerahkan sertifikat lahan Sanggar Seni Bamukoi serta bantuan sembako, sarung, dan sajadah sebagai simbol legalitas, kepedulian, dan penguatan iman di bulan puasa yang sarat makna kolektif.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti kegiatan yang digelar Rabu (04/03/2026) tersebut. Jamaah, tokoh masyarakat, dan pengurus Bamukoi tampak memadati masjid, menyambut rangkaian acara yang memadukan nilai religius, sosial, dan kebudayaan dalam satu tarikan napas Ramadhan.

Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M. Toha Tohet hadir langsung untuk menyemarakkan agenda tersebut. Kehadirannya tidak sekadar seremonial, melainkan dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat legalitas lahan Sanggar Seni Bamukoi, yang selama ini menjadi pusat aktivitas budaya keluarga Ogan Ilir di wilayah itu.

Penyerahan legalitas lahan dipandang sebagai langkah strategis. Dalam perspektif hukum pertanahan, kepastian sertifikat memberikan perlindungan hak, menghindarkan potensi sengketa, serta membuka ruang pengembangan fasilitas seni secara berkelanjutan dan sah menurut regulasi.

Selain sertifikat, Bupati Toha juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako, sarung, dan sajadah kepada masyarakat. Bantuan tersebut dimaknai sebagai wujud kepedulian sekaligus ajakan memperkuat solidaritas sosial di tengah dinamika ekonomi yang masih menantang sebagian warga.

Baca Juga :  "Pulau Dijajakan Secara Daring, Pemerintah Kepri Lacak Dugaan Perdagangan Wilayah Negara"

Baca Juga :  "Polemik Pembagian Hasil Plasma di Padang Bindu Belum Temui Titik Temu"

Baca Juga :  "Tragedi Semiotika di Titik Nol: Menyelamatkan Niat Luhur dari Eksekusi yang Tergelincir"

Penyerahan penghargaan turut diberikan kepada Bupati Muba H M. Toha Tohet, SH., Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen, pewakaf lahan Sanggar Seni Bamukoi Yessi Herlianti, serta tokoh Bamukoi Muslim/Mang Lim. Penghargaan tersebut menjadi simbol apresiasi atas kontribusi masing-masing pihak dalam mendukung kegiatan sosial dan pelestarian budaya.

Dalam sambutannya, Bupati Toha menegaskan bahwa bulan puasa tidak boleh direduksi menjadi rutinitas tahunan. Ia menilai Ramadhan harus menjadi momentum transformasi spiritual dan sosial.

“Tarhib Ramadhan bukan hanya seremoni. Ini adalah momentum memperkuat iman, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Bamukoi Sungai Lilin atas inisiatif kegiatan sosial yang dinilai inspiratif. Menurutnya, gerakan berbagi yang dilakukan komunitas lokal mencerminkan kekuatan masyarakat sipil dalam membangun solidaritas.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya keluarga besar Bamukoi yang telah menggelar kegiatan berbagi, termasuk penyaluran sembako dan sajadah. Semoga membawa keberkahan dan menjadi contoh bagi komunitas lainnya di Kabupaten Muba,” ujarnya.

Terkait sertifikat lahan, Toha menekankan pentingnya legalitas sebagai fondasi pengembangan seni dan budaya daerah. Sanggar seni, katanya, bukan sekadar ruang latihan, tetapi laboratorium karakter dan identitas.

“Dengan adanya legalitas lahan ini, saya berharap Sanggar Seni Bamukoi semakin berkembang, menjadi wadah kreativitas generasi muda, serta turut membangun karakter dan kebanggaan daerah,” pungkasnya.

Sekretaris DPD Bamukoi Muba Fahmi, SH., MH menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah. Ia menegaskan komitmen Bamukoi untuk bersinergi dengan program pembangunan. “Kami Bamukoi Muba siap mendukung program Pemerintah mewujudkan Muba Maju lebih cepat,” tandasnya.

Acara tersebut turut dihadiri para kepala OPD, Penceramah H. Ufik Reza, SHI., Camat Sungai Lilin Drs. Yuliarto, M.Si., unsur Forkopimcam, para lurah dan kepala desa, ketua organisasi, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai elemen ini memperlihatkan bahwa kegiatan sosial keagamaan dapat menjadi titik temu lintas kepentingan.

Baca Juga :  Ditresnarkoba Polda Sumsel Musnahkan Puluhan Kilogram Narkotika, Selamatkan Ribuan Jiwa

Baca Juga :  Menyambut Lebaran: Program Mudik Gratis PT KAI Bagi Warga Sumatera Selatan

Baca Juga :  "Cek Kesehatan Gratis Gojek Masuk Palembang, Kolaborasi Publik Swasta Diuji Nyata"

Dalam konteks sosial, kegiatan berbagi di bulan puasa memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar distribusi bantuan. Ia menjadi pengingat bahwa ketimpangan ekonomi masih nyata, dan solidaritas horizontal antarwarga tetap menjadi penyangga utama kehidupan sosial.

Bantuan sembako dan perlengkapan ibadah memang tidak menyelesaikan seluruh persoalan struktural kemiskinan. Namun, ia menjadi jembatan empati, mempertemukan mereka yang memiliki kelebihan dengan yang membutuhkan uluran tangan.

Solidaritas sosial tidak boleh berhenti pada seremoni musiman yang hanya riuh di panggung, tetapi sunyi dalam tindak lanjut kebijakan nyata yang menyentuh akar persoalan kesejahteraan rakyat.

Ramadhan mengajarkan kesetaraan di hadapan Tuhan, dan semangat itu seharusnya menjalar ke dalam tata kelola pembangunan yang adil dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Tarhib Ramadhan Bamukoi Berbagi di Masjid Al-Muttaqien menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas budaya, dan tokoh masyarakat dapat melahirkan ruang kebersamaan yang bermakna, ketika legalitas hukum, pelestarian budaya, dan kepedulian sosial dirangkai dalam satu tarikan nilai iman yang menggerakkan solidaritas, menguatkan identitas, dan menegaskan bahwa rakyat bukan sekadar objek kebijakan, melainkan subjek utama pembangunan yang harus didengar, dilihat, diberi ruang bersuara, dan diajak bergerak bersama.

Banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *