Aspirasimediarakyat.com — Proses seleksi calon direksi PT Petro Muba (Perseroda) kembali memasuki babak penting setelah Panitia Seleksi dan Tim Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) menyelesaikan rapat akhir penilaian kandidat, sebuah tahap krusial yang menjadi penentu arah kepemimpinan perusahaan daerah yang bergerak di sektor energi tersebut, di tengah harapan publik agar badan usaha milik daerah ini dikelola secara profesional, transparan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat Musi Banyuasin.
Rapat akhir UKK tersebut menandai selesainya rangkaian panjang proses seleksi calon direksi PT Petro Muba (Perseroda) periode 2022–2027 yang selama beberapa waktu terakhir dijalankan oleh panitia seleksi bersama tim penguji. Tahapan ini menjadi gerbang terakhir sebelum para kandidat menghadapi sesi wawancara final bersama Wakil Bupati Musi Banyuasin sebagai representasi pimpinan daerah.
Ketua Panitia Seleksi, Drs. Syafaruddin, M.Si., menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang ditetapkan, mulai dari verifikasi administrasi, penilaian kompetensi, hingga uji kepatutan dan kelayakan yang bertujuan memastikan bahwa calon direksi memiliki kapasitas manajerial, integritas, serta visi strategis dalam mengelola perusahaan daerah.
“Telah dilakukan berbagai tahap seleksi hingga akhirnya berada pada tahapan final. Kami telah melakukan rapat akhir UKK dan hasilnya akan segera disampaikan kepada pimpinan,” ujar Syafaruddin dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, proses seleksi tersebut dirancang dengan pendekatan transparan dan objektif agar setiap kandidat mendapatkan penilaian yang adil berdasarkan kompetensi dan rekam jejak profesional yang dimiliki.
Syafaruddin menegaskan bahwa PT Petro Muba sebagai perusahaan daerah yang bergerak di sektor strategis memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan potensi sumber daya alam serta meningkatkan pendapatan daerah melalui tata kelola bisnis yang sehat dan akuntabel.
“Kami berharap hasil seleksi ini dapat menghasilkan calon direksi yang berkualitas dan mampu meningkatkan kinerja PT Petro Muba (Perseroda) ke depan. Kami juga berharap calon direksi yang terpilih dapat membawa perusahaan ini menjadi lebih maju dan berdaya saing,” ungkapnya.
Rangkaian seleksi ini juga menjadi perhatian publik mengingat perusahaan daerah seperti PT Petro Muba tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis semata, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan ekonomi daerah yang seharusnya dikelola secara profesional serta bebas dari kepentingan sempit.
Transparansi dalam proses pemilihan direksi dinilai sebagai prasyarat penting agar badan usaha milik daerah dapat menjalankan mandatnya secara optimal, terutama dalam sektor energi yang menyangkut pengelolaan sumber daya bernilai tinggi.
Fenomena tata kelola BUMD di berbagai daerah selama ini sering menjadi sorotan karena tidak jarang jabatan strategis diisi tanpa melalui proses seleksi yang ketat, sehingga berujung pada lemahnya kinerja perusahaan dan minimnya kontribusi terhadap pendapatan asli daerah.
“Praktik pengelolaan perusahaan daerah yang tidak profesional adalah luka lama dalam tata kelola ekonomi daerah—sebuah kondisi yang membuat potensi kekayaan publik kerap tergerus oleh manajemen yang lemah, keputusan yang tidak visioner, serta orientasi yang menjauh dari kepentingan masyarakat luas.”
Karena itu, seleksi yang ketat terhadap direksi menjadi langkah penting agar perusahaan daerah tidak berubah menjadi sekadar etalase birokrasi tanpa kinerja nyata.
Kekayaan sumber daya yang seharusnya menjadi modal kemakmuran daerah tidak boleh dikelola secara serampangan oleh sistem yang tumpul terhadap integritas dan profesionalisme.
Dalam proses seleksi kali ini, panitia menyatakan bahwa seluruh tahapan telah dilaksanakan berdasarkan prinsip objektivitas serta standar penilaian yang mengedepankan kemampuan kepemimpinan, strategi bisnis, dan pemahaman terhadap tata kelola perusahaan yang baik.
Tiga kandidat dinyatakan lolos hingga tahap akhir dan akan mengikuti sesi wawancara bersama Wakil Bupati Musi Banyuasin sebagai bagian dari tahapan final penilaian sebelum penetapan direksi terpilih.
Ketiga peserta tersebut adalah Roesadi Wiseputra, S.E., K.A., Defriansyah, S.H., dan A. Sumadi, M.S., S.E., M.Si., yang masing-masing dinilai memiliki latar belakang pengalaman serta kompetensi yang relevan dengan kebutuhan manajerial PT Petro Muba.
Tahapan wawancara bersama Wakil Bupati Musi Banyuasin diharapkan menjadi ruang dialog strategis untuk menggali lebih dalam visi, komitmen, serta rencana kerja para kandidat dalam mengembangkan perusahaan daerah tersebut.
Syafaruddin menyampaikan bahwa panitia berharap seluruh tahapan selanjutnya dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan PT Petro Muba.
“Setelah ini akan dilakukan tahapan wawancara bersama Wakil Bupati Muba. Semoga nantinya bisa berjalan dengan lancar dan siapapun yang terpilih, insyaallah bisa amanah dan memberikan yang terbaik,” tandasnya.
Proses seleksi yang berjalan hingga tahap final tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan bahwa kepemimpinan PT Petro Muba benar-benar diisi oleh figur yang mampu mengelola perusahaan secara profesional, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan publik.
Kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan daerah tidak hanya bergantung pada besarnya potensi sumber daya yang dimiliki, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan yang mampu mengubah potensi tersebut menjadi manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Musi Banyuasin.



















