OJK Tanggapi Seruan Tarik Dana dari Bank BUMN Terkait Pembentukan BP Danantara

OJK Tanggapi Seruan Tarik Dana dari Bank BUMN Terkait Pembentukan BP Danantara.

aspirasimediarakyat.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons seruan untuk menarik uang tabungan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) atau Bank BUMN. Seruan tersebut muncul seiring dengan pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara). Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa pihaknya memantau dengan cermat aktivitas perbankan terkait ajakan ini.

“Kami terus memonitor bank-bank BUMN apakah ada penarikan yang tidak biasa sebagai akibat dari ajakan yang tidak bertanggungjawab ini,” ujar Dian, Rabu (19/2). Dian menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada penarikan dana dalam jumlah tidak wajar seperti yang diisukan. Ia meyakini masyarakat dapat memahami isu-isu yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Dian juga menyebutkan bahwa kekhawatiran mengenai BP Danantara dihubungkan dengan kasus badan investasi milik negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) di Malaysia yang didirikan pada 2009. Badan investasi tersebut terlibat dalam skandal penyalahgunaan kekuasaan, pencucian uang, dan korupsi yang melibatkan Perdana Menteri Najib Razak dan pengikutnya.

“Kalau saya melihat seruan ini terkait Danantara, dimana ada kekhawatiran akan terjadi seperti yang terjadi pada kasus 1MDB Malaysia, tapi menurut saya agak terlalu berlebihan untuk menjudge sesuatu yang belum terjadi,” kata Trioksa kepada Katadata, Rabu (19/2). Ia menegaskan bahwa seruan tersebut tidak ada hubungannya dengan lunturnya kepercayaan masyarakat terhadap bank-bank Himbara. Trioksa menilai bank-bank Himbara masih bertumbuh baik, yang menunjukkan masyarakat masih percaya kepada bank Himbara.

“Yang saya baca, salah satu sumber dana kelolaan Danantara adalah sebagian dari dividen bank-bank Himbara. Yang terpenting adalah transparansi,” tutur Trioksa. Ia menilai BP Danantara bertujuan untuk memperhatikan manajemen risiko yang baik serta dapat meningkatkan akselerasi bisnis Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca Juga :  "26 Pegawai Pajak Dipecat, Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan: “Bukan Lagi Waktunya Main-Main!”

“Untuk itu, transparansi dan pengawasan yang baik diperlukan agar kejadian yang menimpa 1MDB di Malaysia tidak terjadi di Danantara,” tambah Trioksa. Terkait dengan hal ini, telah menghubungi bank Himbara yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Namun, hingga artikel ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari ketiga perusahaan yang akan masuk ke dalam Danantara tersebut.

OJK berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan memastikan bahwa industri perbankan tetap stabil dan terpercaya. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak valid dan tetap mempercayai sistem perbankan nasional yang telah terbukti kokoh.


Banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *