Aspirasimediarakyat.com — Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin kembali digelar di tengah masyarakat, kali ini berlangsung di Masjid Quba Cemanding, Desa Tebing Bulang, Kecamatan Sungai Keruh, Rabu (11/3/2026), sebuah momentum yang tidak hanya menghadirkan suasana religius selama bulan suci, tetapi juga menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan warga dalam membicarakan kebutuhan pembangunan, pelayanan publik, serta berbagai persoalan kesejahteraan masyarakat yang masih memerlukan perhatian serius dari pemangku kebijakan di tingkat daerah.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Musi Banyuasin, Kyai Abdur Rohman Husen. Kehadiran rombongan pemerintah daerah di masjid yang menjadi pusat aktivitas masyarakat itu disambut hangat oleh warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang silaturahmi sekaligus menyampaikan harapan terkait pembangunan daerah.
Safari Ramadhan menjadi agenda rutin pemerintah daerah selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini dirancang untuk mempererat hubungan antara jajaran pemerintah dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Musi Banyuasin.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan. Di antaranya Anggota DPRD H. Amri Andi, S.T. dan Meen Saputri, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Muba Deny, S.H., M.Si., Kabag Kesra Setda Muba H. Opi Palopi, M.A., Camat Sungai Keruh Hendri, S.Pd., M.Si., Danramil Sungai Keruh Kapten Arsidi, Kapolsek Sungai Keruh IPTU Mugiyono, S.H., M.Si., Kepala Desa Tebing Bulang Haris Shandi, A.Md., Direktur Perumda Air Minum Tirta Randik Azmi Julian, S.T., serta Ketua Baznas Muba M. Jaya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Musi Banyuasin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan Sungai Keruh.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana serta pihak terkait yang telah membantu sehingga kegiatan Safari Ramadhan 1447 H ini dapat terlaksana dengan baik, khususnya kepada masyarakat Kecamatan Sungai Keruh atas kebersamaan pada kesempatan ini,” ujar Abdur Rohman Husen.
Ia menjelaskan bahwa Safari Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menyatukan gagasan pembangunan daerah.
“Momentum ini sangat baik untuk membangun silaturahmi sekaligus menyatukan ide dan semangat pembangunan bagi masyarakat Kecamatan Sungai Keruh khususnya, serta Musi Banyuasin pada umumnya di masa yang akan datang,” kata Wakil Bupati.
Abdur Rohman Husen juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Musi Banyuasin tidak dapat dicapai tanpa dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita terus meningkatkan partisipasi dan kebersamaan agar Musi Banyuasin dapat maju lebih cepat dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di Indonesia,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum memperbanyak ibadah serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan kemuliaan. Saat ini kita telah memasuki hari ke-21, di mana bagi orang-orang yang berpuasa Allah SWT menjanjikan pembebasan dari siksa neraka,” tuturnya.
“Kami mewakili masyarakat Sungai Keruh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wakil Bupati beserta rombongan atas kunjungan ini sebagai wujud perhatian dan perekat silaturahmi,” ujar Hendri.
Menurut Hendri, Safari Ramadhan menjadi momen penting untuk memperkuat ukhuwah islamiyah sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di tingkat kecamatan.
Ia juga menegaskan komitmen masyarakat Sungai Keruh untuk terus mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati.
Dalam laporan kondisi wilayah, Hendri menjelaskan bahwa secara umum situasi di Kecamatan Sungai Keruh dalam keadaan aman dan kondusif. Namun sejumlah persoalan infrastruktur masih memerlukan perhatian lebih lanjut.
Beberapa kebutuhan yang disampaikan masyarakat antara lain perbaikan jalan, penyediaan air bersih, serta kebutuhan listrik di sejumlah wilayah yang masih terbatas akses pelayanannya.
“Terkait jalan yang berlubang, kami bersama perusahaan telah melakukan perbaikan sementara dengan menutup lubang-lubang yang ada. Namun tentu masih membutuhkan dukungan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi,” jelas Hendri.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan kantor Camat Sungai Keruh yang baru di Dusun 5 Desa Tebing Bulang. Keberadaan kantor tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.
“Pembangunan daerah sejatinya bukan sekadar agenda seremonial yang berhenti pada panggung pidato, tetapi harus menjelma menjadi kebijakan nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari akses jalan, ketersediaan air bersih, hingga pelayanan dasar yang layak bagi warga di wilayah pedesaan.”
Pembangunan yang hanya hidup dalam dokumen perencanaan tanpa kehadiran nyata di tengah masyarakat adalah bayang-bayang kosong yang tidak memberi arti bagi rakyat yang menunggu perubahan.
Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan tersebut, Wakil Bupati Musi Banyuasin juga menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi tali asih bagi imam masjid, ustaz dan ustazah, bantuan modal usaha bagi masyarakat, bantuan bagi kaum dhuafa, serta paket sembako.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustad Nizar serta berbuka puasa bersama masyarakat setempat. Suasana kebersamaan di Masjid Quba Cemanding memperlihatkan bahwa ruang ibadah tidak hanya menjadi tempat spiritual, tetapi juga ruang pertemuan sosial tempat pemerintah dan masyarakat bertemu untuk menjaga solidaritas, memperkuat kepedulian, serta memastikan pembangunan daerah berjalan seiring dengan kebutuhan dan harapan rakyat yang menjadi pusat dari setiap kebijakan publik.



















