aspirasimediarakyat.com – Dalam rangka mendukung penuh program swasembada pangan nasional, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, melakukan kunjungan penting pada Rabu, 12 Maret 2025. Mereka meninjau lahan ketahanan pangan di Kawasan Puslatpur Kodiklatad yang terletak di Dusun Talang Masri, Desa Peracak, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan.
Lahan ketahanan pangan ini merupakan inisiatif strategis untuk memastikan ketersediaan pangan yang memadai bagi masyarakat. TNI berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan kolaborasi antar instansi agar program ini berjalan efektif dan berkelanjutan. Dalam peninjauan tersebut, Kasad beserta rombongan mengecek lahan seluas 276 hektar yang telah dikembangkan menjadi area ketahanan pangan di Puslatpur Kodiklatad.
Setibanya di lokasi, Kasad disambut oleh Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin M.T., M.M. Dalam sambutannya, Bupati memberikan gambaran umum tentang kondisi OKU Timur dan mengucapkan terima kasih kepada TNI atas inovasi yang diberikan, seperti pemberian tambahan nutrisi kepada tanaman. Ia berharap, dengan adanya program ini, OKU Timur bisa mencapai target panen hingga empat kali dalam setahun.
Pada kesempatan tersebut, Kasad juga memberikan tali asih kepada masyarakat setempat dengan berbagi sembako sebagai bentuk ungkapan terima kasih dari TNI kepada masyarakat yang selalu mendukung tugas-tugas yang diberikan negara. Selain itu, rombongan Kasad juga didampingi oleh sejumlah pejabat Mabesad, termasuk Dankodiklat Letjen TNI Mohamad Hasan, Asrena Kasad, Asintel Kasad, Asops Kasad, Aspers Kasad, Aslat Kasad, dan Kadispenad.
Dari jajaran Kodam II/Sriwijaya, turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Danrem 044/Gapo, Asops Kasdam II/Sriwijaya, Aslog Kasdam II/Sriwijaya, dan Dandim 0403/OKU. Dalam rangkaian kunjungan ini, Kasad juga menerima penyerahan sertifikat tanah Puslatpur dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Markas Komando (Mako) Puslatpur.
Selain meninjau lahan ketahanan pangan, Kasad juga menyempatkan diri untuk melaksanakan penanaman bibit pohon sukun di lahan Mako Puslatpur. Penanaman bibit pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat setempat.
Program ketahanan pangan yang dijalankan oleh TNI di Puslatpur Kodiklatad ini adalah contoh nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Diharapkan dengan adanya program ini, masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung, baik dari segi ketersediaan pangan maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. TNI berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menjaga ketahanan pangan.
Dalam wawancaranya, Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, menegaskan bahwa TNI akan terus mengawal dan memastikan program ketahanan pangan ini berjalan sesuai rencana. “Kami akan terus mendorong inovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak agar program ini berhasil dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga menyampaikan apresiasinya terhadap upaya yang telah dilakukan oleh TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan. “Kolaborasi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini. Kami akan terus bekerja keras untuk mewujudkan swasembada pangan nasional,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah strategis yang telah diambil, diharapkan program ketahanan pangan di Puslatpur Kodiklatad ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengembangkan program serupa. Ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan adalah fondasi penting bagi stabilitas dan kesejahteraan bangsa.
Kegiatan ini juga menunjukkan keseriusan TNI dalam mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung pada masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kita dapat bersama-sama mewujudkan swasembada pangan dan memastikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.



















