aspirasimediarakyat.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan, mengumumkan keberhasilan pemerintah dalam menggagalkan penyelundupan barang ilegal senilai Rp3,7 triliun selama 100 hari pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat daya saing produk dalam negeri dari serbuan produk asing.
“Upaya ini merupakan hasil kerja keras bersama dari seluruh pihak yang terlibat, baik aparat penegak hukum maupun masyarakat yang berperan aktif melaporkan kegiatan mencurigakan,” ungkap Menko Polkam, Kamis (30/1/2025).
Budi Gunawan menjelaskan bahwa pencegahan ini dilakukan oleh Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan yang dibentuk oleh Kemenko Polkam. Desk ini melibatkan berbagai instansi seperti Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Bakamla, Polri, TNI, Kejaksaan Agung, Kemendag, Kemen KKP, Kemenperin, dan Badan Karantina Indonesia.
Beberapa jenis barang yang disita termasuk rokok ilegal, barang elektronik, kosmetik, benih lobster, minuman keras, dan komoditas lainnya. Selain mengamankan barang bukti, pemerintah juga menangkap 552 orang yang tergabung dalam sindikat perdagangan barang ilegal tingkat internasional.
Dengan adanya pencegahan ini, Menko Polkam berharap peredaran barang ilegal di Indonesia semakin berkurang sehingga industri dalam negeri semakin sehat. “Pemerintah akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan agar tidak ada celah bagi pelaku penyelundupan,” tegas Menko Polkam.
Menko Polkam juga meminta dukungan masyarakat untuk membantu mencegah masuknya barang-barang ilegal ke dalam negeri. “Kami mengapresiasi peran masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan. Dengan kerjasama semua pihak, kita dapat menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia,” tambahnya.



















