Hukum  

Kejaksaan Agung Menanggapi Laporan Terhadap Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung merespons laporan terhadap Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK, menyatakan akan mempelajari laporan terlebih dahulu. - Harli Siregar, 12 Maret 2025.

aspirasimediarakyat.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) merespons laporan yang diajukan terhadap Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh beberapa pihak. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, menyatakan bahwa mereka akan mempelajari laporan tersebut terlebih dahulu. “Pertama kami akan mempelajari dulu seperti apa laporannya terkait laporan seperti ini bukan yang pertama,” ujar Harli pada Rabu, 12 Maret 2025.

Sebelumnya, Koalisi Sipil Selamatkan Tambang (KSST), Indonesian Police Watch (IPW), Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), dan Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) melaporkan Febrie ke KPK pada Senin, 10 Maret 2025. Laporan tersebut mencakup dugaan penyalahgunaan kewenangan dan tindak pidana korupsi dalam beberapa kasus, termasuk penyidikan korupsi Jiwasraya, suap Ronald Tannur dengan terdakwa Zarof Ricar, korupsi tata kelola tambang batubara di Kalimantan Timur, dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Koordinator Koalisi Sipil Masyarakat Antikorupsi, Ronald Roblobly, menyatakan bahwa laporan terhadap Febrie mencakup empat dugaan penyalahgunaan kewenangan dan tindak pidana korupsi. Ini termasuk dugaan korupsi dalam penyidikan kasus Jiwasraya, suap terkait kasus Ronald Tannur, korupsi dalam tata kelola tambang batubara di Kalimantan Timur, dan dugaan TPPU.

Febrie Adriansyah sebelumnya juga pernah dilaporkan oleh KSST pada tahun 2024 atas dugaan penyalahgunaan wewenang, persekongkolan jahat, dan korupsi dalam lelang barang rampasan benda sita korupsi. Lelang tersebut berupa satu paket saham PT GBU yang dilakukan oleh Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung.

Harli Siregar menegaskan bahwa lembaganya berkomitmen untuk terus menegakkan hukum dalam upaya pemberantasan korupsi. “Kami berkomitmen akan terus tegak dalam rangka penindakan tindak pidana korupsi. Bagi kami satu orang insan Adhyaksa yang diperlakukan tidak adil itu sama dengan seluruh institusi,” kata Harli.

Kejagung juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya. Mereka berjanji untuk menangani setiap laporan dengan serius dan memastikan bahwa proses penegakan hukum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Harli menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan KPK dalam menangani laporan ini untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyidikan.

Sementara itu, Febrie Adriansyah menyatakan bahwa dirinya siap menghadapi proses hukum dan bekerja sama dengan KPK dalam penyidikan kasus tersebut. Febrie juga menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah dan akan membuktikan bahwa tuduhan terhadapnya tidak berdasar. “Saya siap menghadapi proses hukum ini dan akan bekerja sama dengan pihak yang berwenang untuk membuktikan bahwa saya tidak bersalah,” ujar Febrie.

Baca Juga :  "Pemeriksaan Yaqut dan Jejak Uang Kuota Haji Kian Terbuka"

Masyarakat dan berbagai organisasi anti-korupsi memantau perkembangan kasus ini dengan seksama. Mereka berharap bahwa proses penyidikan dapat berjalan dengan transparan dan adil sehingga kebenaran dapat terungkap. Dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk memastikan bahwa penegakan hukum dapat berjalan dengan efektif.

Dalam menghadapi laporan ini, Kejagung berkomitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. Mereka akan bekerja sama dengan KPK untuk memastikan bahwa semua proses berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku. Kejagung juga berjanji untuk memberikan informasi yang transparan kepada publik terkait perkembangan kasus ini.

Perkembangan kasus ini menunjukkan betapa pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum. Kejagung dan KPK harus bekerja sama untuk memastikan bahwa semua proses berjalan dengan baik dan tidak ada intervensi yang dapat merusak integritas penyidikan. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum dapat terjaga.

Kejagung juga mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi dengan aktif melaporkan segala bentuk pelanggaran yang mereka ketahui. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam memastikan bahwa korupsi dapat diberantas hingga ke akar-akarnya. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan proses penyidikan dapat berjalan dengan lancar dan keadilan dapat ditegakkan.

Laporan terhadap Febrie Adriansyah ini menjadi ujian bagi integritas dan profesionalisme Kejagung dalam menjalankan tugasnya. Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama yang baik antara lembaga penegak hukum, diharapkan kasus ini dapat segera terungkap dan memberikan efek jera bagi pelaku korupsi lainnya.


 

Banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *