aspirasimediarakyat.com – Warga Desa Kartamulya, Kecamatan Madang Suku Satu, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, mengeluhkan minimnya fasilitas penerangan lampu jalan serta kekurangan tiang listrik di wilayah mereka. Permasalahan ini telah berlangsung selama bertahun-tahun, namun hingga kini belum ada solusi yang signifikan dari pihak terkait.
Keluhan ini dirasakan oleh warga Dusun Satu Kartamulya, khususnya yang berada di RT 01 RW 01. Warga mengaku kesulitan karena minimnya tiang listrik yang menyebabkan pasokan listrik ke rumah-rumah mereka tidak stabil. “Kami sudah lama menghadapi ini, tapi kami tidak tahu alur pengajuan untuk pemasangan tiang listrik tambahan,” ungkap salah satu warga setempat.
Seorang warga, Kiyai Hidi, yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat, menyampaikan bahwa kondisi listrik di desa sangat memprihatinkan. Kekurangan tiang listrik menyebabkan beberapa rumah belum mendapatkan pasokan listrik secara maksimal. “Saat ini satu tiang listrik bisa membawahi hingga 20 sampai 40 rumah. Ini jelas tidak ideal,” ujar pria yang memiliki empat anak tersebut kepada wartawan.
Selain masalah jumlah tiang listrik, kondisi jalur kabel listrik juga menjadi perhatian serius. Kiyai Hidi menjelaskan bahwa daya arus listrik yang diterima warga sering kali tidak stabil. Hal ini diperparah dengan kondisi kabel-kabel listrik yang terpasang rendah dan kendur. “Kabelnya begitu rendah, kendor, dan tidak sesuai standar. Ini membahayakan keselamatan warga,” tambahnya.
Keluhan serupa disampaikan Maidi, warga lainnya yang merasa khawatir dengan keselamatan anak-anak di desa mereka. “Kabel yang bergelantungan tanpa pengaman standar bisa sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak. Kami ingin situasi ini segera diperbaiki,” katanya.
Warga Desa Kartamulya berharap pihak PLN segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini. Mereka meminta penambahan tiang listrik sesuai ketentuan yang ideal agar arus listrik ke rumah-rumah warga bisa berjalan maksimal. Selain itu, warga juga menginginkan adanya perbaikan pada jalur kabel listrik demi keselamatan mereka.
Sekretaris Desa Kartamulya, Heri, mengungkapkan bahwa pihak desa sebenarnya sudah beberapa kali mengajukan permohonan kepada PLN untuk penambahan tiang listrik. Bahkan, mereka sudah bertemu langsung dengan salah satu perwakilan PLN bernama Daus untuk membahas permasalahan ini. Namun, hasilnya hingga kini masih nihil. “Kami selalu siap mendukung upaya apa pun demi kesejahteraan warga desa Kartamulya,” tegas Heri.
Sementara itu, Wawan, perwakilan PLN di Pos Desa Betung Kecamatan Semendawai, yang ditemui wartawan, menyatakan akan menindaklanjuti keluhan warga. Ia berjanji untuk menyampaikan permasalahan tersebut ke unit PLN di Kayu Agung. “Kami akan berkoordinasi dengan aparat Desa Kartamulya untuk pengajuan proposal terkait penambahan tiang listrik,” kata Wawan.
Wawan juga menambahkan bahwa pihak PLN akan melakukan evaluasi kebutuhan tiang listrik di Desa Kartamulya. Ia berharap dalam waktu dekat dapat ditemukan solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan listrik warga. “Kami berharap penambahan tiang listrik ini dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan keselamatan warga,” tutupnya.
Dengan kondisi yang ada saat ini, warga Desa Kartamulya hanya bisa berharap agar permasalahan ini segera mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait. Mereka juga mengharapkan kerjasama yang solid antara pihak PLN dan pemerintah desa untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.



















