aspirasimediarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Satori dan Kepala Desa Panongan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Rusmini, untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan korupsi dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, menyatakan, “Hari ini, Selasa, 18 Februari, KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi terkait dugaan tindak pidana dana CSR di Bank Indonesia.”
Sebelumnya, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Rudi Setiawan, mengungkapkan bahwa perkara dugaan korupsi dana Program Sosial BI maupun OJK masih berproses. “Keterlibatan Bank Indonesia dan OJK dalam perkara ini sama. Alasan kenapa update yang selalu disampaikan dari BI adalah karena proses penyidikannya masih terus berjalan. Semua pemberi kita proses. Ini sedang berproses semua,” ujar Rudi. Dia menegaskan bahwa semua perkara dikerjakan dengan baik dan benar, serta membantah isu bahwa belum munculnya update dari OJK disebabkan karena Kasatgas Penyidik Rossa Purbo Bekti ingin pindah ke OJK.
Pekan lalu, KPK memanggil tiga pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dimintai keterangan pada Jumat, 7 Februari 2025. Mereka diperiksa dalam kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia. Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, menyatakan, “Ada empat saksi yang dipanggil dalam pemeriksaan kasus ini, yaitu DKJ, FAA, MJ, dan HM. Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih.”
Menurut informasi yang dihimpun, saksi-saksi tersebut adalah Analis Junior Hubungan Kelembagaan OJK Dhira Krisna Jayanegara (DKJ), Pengawas Utama di Departemen Pemeriksaan Khusus dan Pengawasan Perbankan Daerah OJK Ferial Ahmad Alhoreibi (FAA), serta Mohammad Jurfrin (MJ) selaku anggota Badan Supervisi OJK. Selain ketiga pejabat OJK tersebut, KPK juga meminta keterangan dari Helen Manik (HM), yang merupakan Tenaga Ahli anggota DPR periode 2019-2024 Heri Gunawan.
KPK terus melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi ini dan berupaya untuk mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi merupakan langkah penting untuk mengumpulkan bukti-bukti yang kuat dan memastikan para pelaku tindak pidana korupsi dapat diproses sesuai hukum.



















