aspirasimediarakyat.com – Sejumlah negara Asia Tenggara mengalami pergeseran peringkat dalam daftar ranking FIFA terbaru yang diumumkan pada Kamis (3/4/2025). Setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan FIFA Matchday Maret 2025, peringkat beberapa tim nasional di kawasan ASEAN menunjukkan perubahan yang cukup signifikan.
Meski mengalami penurunan dua peringkat, Thailand tetap mempertahankan statusnya sebagai Raja ASEAN dengan menduduki posisi ke-99 dunia. Dalam FIFA Matchday kemarin, skuad Gajah Perang berhasil meraih kemenangan atas Afghanistan dengan skor 2-0 dan mengalahkan Sri Lanka 1-0. Namun, kemenangan ini tidak memberikan tambahan poin yang cukup besar untuk mempertahankan posisi mereka, sehingga dilangkahi oleh Kosovo dan Belarus, yang kini berada di peringkat 97 dan 98 dunia.
Di sisi lain, Vietnam menunjukkan performa yang impresif dan berhasil naik lima peringkat ke posisi ke-109 dunia. Skuad Golden Star Warriors mencatat kemenangan gemilang saat mengalahkan Kamboja 2-1 dalam laga persahabatan. Tak hanya itu, mereka juga tampil dominan saat membantai Laos dengan skor telak 5-0 pada ajang Kualifikasi Piala Asia 2027. Tambahan 19 poin dari dua kemenangan ini menjadi bukti konsistensi Vietnam sebagai salah satu kekuatan utama di Asia Tenggara.
Indonesia juga menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam ranking FIFA kali ini. Skuad Garuda sukses naik empat peringkat ke posisi 123 dunia. Meski sempat mengalami kekalahan telak 1-5 dari tuan rumah Australia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026, tim asuhan Patrick Kluivert bangkit dengan mengalahkan Bahrain 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kemenangan ini memberikan tambahan poin yang cukup untuk meningkatkan posisi mereka di ranking FIFA.
Malaysia juga mencatat kemajuan dengan naik satu peringkat ke posisi 131 dunia. Berkat kemenangan 2-0 atas Nepal pada Kualifikasi Piala Asia 2027, Harimau Malaya berhasil menambah poin, meskipun peningkatannya tidak sepesat negara-negara ASEAN lainnya.
Myanmar mencuri perhatian sebagai negara ASEAN dengan peningkatan peringkat paling signifikan. Mereka naik tujuh peringkat ke posisi 162 dunia setelah menang atas Afghanistan dengan skor 2-1 dalam FIFA Matchday Maret. Tambahan sekitar 13 poin menjadikan Myanmar sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.
Selain negara-negara tersebut, Filipina juga mencatat peningkatan yang cukup baik dengan naik empat peringkat ke posisi 146 dunia. Namun, Singapura, Kamboja, dan Brunei mengalami penurunan masing-masing satu peringkat ke posisi 161, 181, dan 185 dunia. Laos mencatatkan hasil terburuk dengan turun empat peringkat ke posisi 190 dunia, sementara Timor Leste tetap stagnan di posisi 197 dunia.
Perubahan peringkat ini menjadi cerminan performa tim-tim nasional ASEAN selama agenda FIFA Matchday. Negara-negara yang berhasil menunjukkan hasil positif dalam pertandingan internasional berhasil memperbaiki posisi mereka, sedangkan yang kalah harus menerima konsekuensi berupa penurunan peringkat.
Keberhasilan tim-tim ASEAN seperti Vietnam dan Indonesia menunjukkan kemajuan sepak bola di kawasan ini. Dengan tambahan poin signifikan, kedua negara ini menjadi contoh bagaimana strategi yang tepat dan hasil positif dalam pertandingan dapat mendongkrak posisi mereka di kancah sepak bola dunia.
Sementara itu, kegagalan Laos dan beberapa negara lainnya menunjukkan bahwa konsistensi tetap menjadi kunci dalam menjaga performa tim. Perubahan peringkat ini juga menjadi sinyal bagi negara-negara ASEAN untuk terus meningkatkan kualitas permainan mereka, baik di ajang persahabatan maupun turnamen resmi.
Berikut daftar lengkap ranking FIFA negara ASEAN pada Maret 2025:
- Thailand: 99 (-2)
- Vietnam: 109 (+5)
- Indonesia: 123 (+4)
- Malaysia: 131 (+1)
- Filipina: 146 (+4)
- Singapura: 161 (-1)
- Myanmar: 162 (+7)
- Kamboja: 181 (-1)
- Brunei Darussalam: 185 (-1)
- Laos: 190 (-4)
- Timor Leste: 197 (0)
Perubahan ini menegaskan bahwa persaingan di kawasan ASEAN semakin ketat. Tim nasional di kawasan ini diharapkan dapat memanfaatkan momentum positif untuk meraih hasil yang lebih baik di pertandingan-pertandingan mendatang. Dengan begitu, sepak bola ASEAN dapat terus berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi.



















