“Askolani: Kolaborasi Perbankan Jadi Energi Baru Kemajuan Banyuasin Berkelanjutan”

Bupati Banyuasin Askolani menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bank Sumsel Babel dalam mendukung kemajuan daerah. Melalui penguatan kerja sama serta penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), Banyuasin berupaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan guna menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional dan bermanfaat bagi masyarakat.

Aspirasimediarakyat.com, Pangkalan Balai — Di tengah tuntutan modernisasi tata kelola pemerintahan dan percepatan pelayanan publik yang semakin kompleks, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Bank Sumsel Babel kembali diperkuat melalui agenda silaturahmi dan pembahasan inovasi layanan keuangan daerah, sebuah langkah yang tidak hanya mencerminkan pentingnya kolaborasi antarlembaga, tetapi juga menunjukkan bagaimana sektor perbankan dapat menjadi instrumen strategis dalam mendorong transparansi, efisiensi, serta pembangunan ekonomi yang lebih inklusif bagi masyarakat.

Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Selasa (23/6/2026). Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., menerima langsung kunjungan Direktur Bank Sumsel Babel beserta jajarannya.

Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., serta Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Banyuasin, Gusti, S.Kom.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Bank Sumsel Babel sebagai bank pembangunan daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas keuangan pemerintah.

Manajemen Bank Sumsel Babel menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga hubungan baik dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Selain itu, pihak bank juga berharap kerja sama yang telah berjalan dapat semakin diperkuat melalui berbagai program dan layanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan daerah.

Komitmen tersebut tidak hanya berkaitan dengan layanan perbankan konvensional, tetapi juga mencakup dukungan terhadap transformasi sistem keuangan daerah yang saat ini menjadi salah satu agenda penting dalam reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan.

Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., memimpin pertemuan dengan jajaran Bank Sumsel Babel di Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Selasa (23/6/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama layanan perbankan daerah, termasuk implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan pemerintah daerah.
Baca Juga :  "Rencana Relaksasi TKDN Picu Kekhawatiran Industri Lokal"
Baca Juga :  "DPR Desak Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Program SPHP untuk Kendalikan Harga Beras"
Baca Juga :  "Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Nasional Harus Tangguh Menghadapi Ketidakpastian Global Berkepanjangan Kini"

Bupati Askolani menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan mitra strategis merupakan modal penting dalam mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.

“Silaturahmi ini sangat positif. Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kemajuan daerah,” ujar Askolani.

“Di tengah perubahan teknologi yang bergerak cepat dan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin tinggi, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan ibarat jembatan yang menghubungkan kebutuhan pembangunan dengan instrumen keuangan yang mampu mempercepat realisasi berbagai program strategis bagi masyarakat.”

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk membahas sejumlah inovasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Salah satu yang mendapat perhatian adalah penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah atau KKPD.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banyuasin, Yuni Khairani, M.Si., menjelaskan bahwa KKPD merupakan fasilitas pembayaran berbasis kartu kredit yang digunakan oleh pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan tugas kedinasan.

Pada tahap awal, penggunaan KKPD akan difokuskan untuk kebutuhan pemesanan tiket perjalanan dinas dan pembayaran hotel. Sistem ini diharapkan mampu menyederhanakan proses administrasi serta meningkatkan efektivitas pengelolaan belanja daerah.

Secara nasional, implementasi KKPD merupakan bagian dari transformasi digital pengelolaan keuangan pemerintah yang didorong oleh pemerintah pusat melalui berbagai kebijakan modernisasi sistem pembayaran.

Penerapan sistem non-tunai dalam transaksi pemerintahan dinilai mampu mengurangi risiko kesalahan administrasi sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara dan daerah.

Baca Juga :  Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Dorong Pengusaha Lanjutkan Industri Batu Bara di Tengah Transisi Energi
Baca Juga :  "Jembatan Darurat Bencana Sumatera Ternyata Dibangun dengan Skema Utang"
Baca Juga :  "Komisi 20 Persen yang Diperdebatkan: Antara Keadilan Digital dan Nafas Panjang Para Driver"

Kehadiran KKPD juga menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Setiap transaksi dapat tercatat secara elektronik sehingga memudahkan proses monitoring, audit, dan evaluasi penggunaan anggaran.

Dalam perspektif tata kelola pemerintahan modern, transparansi bukan lagi sekadar slogan administratif. Transparansi menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Karena itu, langkah Banyuasin yang mulai mengadopsi berbagai inovasi digital dalam sistem pembayaran pemerintahan dipandang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat integritas pengelolaan keuangan publik.

Bank Sumsel Babel sebagai mitra strategis daerah memiliki posisi penting dalam mendukung proses tersebut. Selain menyediakan layanan keuangan, bank daerah juga berperan sebagai salah satu motor penggerak aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.

Kerja sama yang semakin erat antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan daerah diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi lokal, serta percepatan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

Pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Bank Sumsel Babel menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas kemitraan yang mampu dibangun untuk mengelola sumber daya secara efektif dan bertanggung jawab. Di tengah tuntutan efisiensi serta transparansi yang semakin tinggi, inovasi seperti KKPD dan penguatan layanan keuangan daerah menjadi bagian penting dari upaya menciptakan pemerintahan yang lebih modern, profesional, dan akuntabel, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang menjadi tujuan utama setiap kebijakan publik.

 

Editor: Kalturo

Banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *