aspirasimediarakyat.com-Beginilah nasib SL senior yang suruh maba minum oli.
Ia kini disanksi oleh pihak kampus.
Sempat garang, SL kini tertunduk minta maaf.
Sosok mahasiswi Politeknik Negeri Kupang (PNK) inisial SL, Jurusan Teknik Mesin, viral karena aksinya tak manusiawi kepada mahasiswa baru (maba).
Dikutip dari KBN Antara, peristiwa itu terjadi di luar kampus saat Masa Bimbingan (Mabim) mahasiswa baru.
Tindakan itu tuai banyak kritik dari masyarakat, yang mengecam perilaku yang dinilai berlebihan.
Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Jems Sine, menjelaskan bahwa pihaknya telah memanggil mahasiswa bersangkutan.
Tak lagi garang seperti di video, SL melakukan permintaan maaf yang tulus kepada masyarakat, pihak kampus, keluarga mahasiswa baru, dan seluruh mahasiswa baru yang terlibat.
Ia mengaku tidak menyuruh maba untuk meminum oli, melainkan hanya mengoleskan oli ke wajah.
SL diberi sanksi akademik berupa skorsing selama satu minggu dan dicopot dari jabatannya di Kelompok Mahasiswa Jurusan (KMJ).
Sebelumnya sebuah video bernarasikan senior menyuruh mahasiswa baru (maba) meminum oli di Politeknik Negeri Kupang, beredar viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, peristiwa itu nampak terjadi di luar kampus.
Seorang senior perempuan yang memakai jas almamater nampak membentak para maba yang tengah duduk di tanah.
“Lu diam. Dulu Katong juga kena. Karmana lu pulang, ambil lu pu tas, pulang. Ame sudah, sekarang juga lu pulang,” kata mahasiswi tersebut dikutip via KBN Antara.
Kemudian, ada seorang maba hendak memberi penjelasan. Namun, mahasiswi senior itu tidak menerima penjelasan tersebut.
Dia kemudian menceritakan pengalamannya dulu pernah diminta minum oli oleh seniornya.
“Jangan membantah. Karena dulu Katong ju begini. Sampe Katong minum oli (Jangan membantah, karena dulu kami juga begini, sampai kami minum oli),” kata dia.
Belakangan diketahui bahwa mahasiswi tersebut berasal dari jurusan Teknik Mesin.
Sontak, video tersebut pun menuai banyak kritikan dari warganet.
Lantas, seperti apa peristiwa selengkapnya?
Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Jems Sine, menjelaskan bahwa pihaknya telah memanggil mahasiswa bersangkutan.
Menurut pengakuan mahasiswa tersebut, kata Jems, mahasiswa itu meminta juniornya mengoleskan oli ke wajah.
“Kebiasaan anak NTT, berteriak dengan nada melengking tinggi bahwa ‘Kami dulu itu minum oli, masa sekarang hanya digosok tidak bisa, kalau tidak mau pulang saja’ akhirnya jadi hal yang besar di luar sana,” jelas Jems.
Menurutnya, tidak ada permasalahan serius setelah peristiwa tersebut.
Saat itu, mahasiswa baru tetap menikmati kegiatan outbond yang diselenggarakan saat masa bimbingan (mabim).
“Semua sudah kami klarifikasi, termasuk senior yang mengunggah video ini, karena sumber permasalahannya dari dia,” tutur dia.
Jems juga menyebut keluarga mahasiswa bersangkutan juga ikut menandatangani berita acara.
“Sebenarnya semua biasa-biasa aja,” kata Jems.



















