“Wakapolda Sumsel: Tubuh Sehat dan Jiwa Kuat Modal Pengabdian Bangsa”

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana menegaskan bahwa tubuh sehat dan jiwa kuat merupakan modal penting untuk mengabdi kepada bangsa. Melalui Bhayangkara Banyuasin Fun Run 2026, ratusan peserta dari berbagai daerah berkumpul dalam semangat olahraga, kebersamaan, dan penguatan hubungan antara masyarakat dengan institusi negara.

Aspirasimediarakyat.com, Pangkalan Balai — Ratusan peserta dari berbagai daerah memadati kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin pada Minggu pagi, 30 Mei 2026, dalam gelaran Bhayangkara Banyuasin Fun Run 2026 yang menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, sebuah momentum yang tidak hanya menghadirkan semangat olahraga, tetapi juga memperlihatkan upaya memperkuat kedekatan antara institusi negara dan masyarakat melalui aktivitas yang sehat, inklusif, serta sarat pesan kebersamaan.

Udara pagi di Kabupaten Banyuasin dipenuhi antusiasme para pelari yang datang dari berbagai wilayah. Sejak sebelum garis start dibuka, peserta telah memadati area Graha Sedulang Setudung yang menjadi pusat kegiatan.

Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., didampingi Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian, S.P., serta Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si.

Ajang olahraga ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar secara lebih terbuka dan melibatkan berbagai elemen masyarakat tanpa sekat profesi maupun latar belakang.

Brigjen Pol. Rony Samtana menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dan masyarakat melalui ruang interaksi yang positif.

Menurutnya, Bhayangkara Banyuasin Fun Run merupakan bagian dari bulan bakti dan bulan prestasi kepolisian yang dirancang untuk menghadirkan suasana kebersamaan antara aparat negara dan masyarakat luas.

 

Senyum, langkah ringan, dan semangat kebersamaan mewarnai Bhayangkara Banyuasin Fun Run 2026. Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana bersama Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani turut membaur di tengah peserta, mengirim pesan bahwa olahraga bukan sekadar mengejar garis finis, melainkan membangun kesehatan, solidaritas, dan kedekatan antara masyarakat dengan institusi negara.

Baca Juga :  Minuman Apa yang Bisa Memperpanjang Umur? Ini 6 Daftarnya

Baca Juga :  "Tekanan Ajax Menguat, PSV Mendekat Juara, Nasib Diaspora Indonesia Berbeda Arah"

Baca Juga :  "Kejutan Korea Selatan Guncang Asa Indonesia di Semifinal Kejuaraan Asia 2026"

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, sejalan dengan digelarnya bulan bakti dan bulan prestasi kepolisian. Kami mengajak seluruh elemen untuk ikut serta dan membaur bersama, mulai dari masyarakat umum, rekan-rekan TNI, Polri, pelajar, hingga para atlet,” ungkapnya.

“Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya dipandang sebagai aktivitas fisik semata, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang mampu mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dalam satu ruang yang setara.”

Dalam pandangannya, kesehatan fisik dan mental merupakan fondasi penting bagi setiap individu untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara. Karena itu, kegiatan seperti fun run memiliki makna yang jauh melampaui garis start dan garis finis.

“Rangkaian acara hari ini menjadi sangat bermakna untuk mengajak masyarakat, khususnya di Kabupaten Banyuasin, mengingat di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kita berharap masyarakat semakin sehat sehingga selalu siap berbakti pada bangsa dan negara, serta menjadi pribadi yang bermanfaat,” ujarnya.

Partisipasi peserta yang datang tidak hanya dari Kabupaten Banyuasin, tetapi juga dari Kabupaten Musi Banyuasin dan Kota Palembang, menjadi indikator bahwa kegiatan tersebut mampu menarik perhatian masyarakat lintas wilayah.

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat, kegiatan olahraga massal seperti ini menjadi simbol bahwa ruang publik masih dapat digunakan untuk membangun energi kolektif yang positif dan produktif.

Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H. menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai Bhayangkara Banyuasin Fun Run tidak sekadar menjadi agenda olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.

Menurut Askolani, pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun penguatan solidaritas sosial.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga dari berbagai daerah. Pemerintah daerah tentu mendukung kegiatan positif seperti ini karena berdampak baik bagi kesehatan dan kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

Semangat kompetisi dan kebersamaan berpadu dalam Bhayangkara Banyuasin Fun Run 2026. Para juara naik podium membawa prestasi, sementara ratusan peserta lainnya membawa pulang pesan yang sama: olahraga menjadi ruang memperkuat disiplin, kesehatan, dan persaudaraan. Di Hari Bhayangkara ke-80, kebugaran menjadi bahasa yang menyatukan masyarakat dan aparat dalam satu langkah positif.

Baca Juga :  "Unggulan Pertama Tersingkir, Final Ideal Ganda Putri BWF Gagal Terwujud"

Baca Juga :  "All England 2026 Diguncang Kejutan, Underdog Tumbangkan Unggulan Dunia"

Baca Juga :  "Debut MotoGP Bulega Diperdebatkan, Antara Kesempatan Emas dan Risiko Terburu"

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan yang mendapat sambutan luas dari masyarakat serta mampu menggerakkan partisipasi publik secara positif.

Secara teknis, perlombaan dibagi menjadi dua kategori utama, yakni lari 5 kilometer untuk peserta perempuan dan 10 kilometer untuk peserta laki-laki. Rute yang ditempuh peserta menyusuri kawasan Kompleks Pemkab Banyuasin hingga Gerbang Kayuara Kuning sebelum kembali menuju titik akhir di Graha Sedulang Setudung.

Dari sisi pengamanan, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si. memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib berkat sinergi lintas instansi yang terlibat dalam pelaksanaan.

Menurutnya, personel Polres Banyuasin bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan rasa aman sekaligus pelayanan cepat apabila terjadi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.

“Pengamanan kegiatan ini melibatkan personel Polres Banyuasin yang bersinergi dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin. Kami memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Banyuasin, Asisten II Ir. Alpian, M.M., Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin Ir. Zakirin, S.P., M.M., CGCAE, Plt. Kepala Diskominfo-SP Hj. Ida Bahagia, S.H., M.M., Kepala BPBD Banyuasin Reza Agust Perdana, S.E., M.Si., dr. Indah Deryane, M.Kes., serta Plt. Kepala Dispora Banyuasin Siradjudin Siraj. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan aparat negara dalam satu kegiatan olahraga menjadi gambaran bahwa pelayanan publik tidak selalu hadir melalui meja birokrasi, tetapi juga dapat diwujudkan melalui ruang kebersamaan yang membangun kepercayaan, kesehatan, dan semangat kolektif masyarakat, sebab bangsa yang kuat bukan hanya ditopang oleh institusi yang bekerja, melainkan juga oleh warga yang sehat, aktif, dan merasa menjadi bagian dari perjalanan pembangunan itu sendiri.

Editor: Kalturo



Banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *